Home Society Mengembalikan Kepercayaanmu pada Orang yang Telah Menyakitimu
Society

Mengembalikan Kepercayaanmu pada Orang yang Telah Menyakitimu

Cara Mengembalikan Kepercayaanmu pada Orang yang Telah Menyakitimu

Mengembalikan Kepercayaanmu pada Orang yang Telah Menyakitimu – Memaafkan orang yang sudah menyakiti Anda memang bukan hal yang mudah. Akan tetapi, memaafkan seseorang dengan tulus dapat membantu memperbaiki perasaan Anda dan bahkan memperbaiki hubungan.

Siapa pun itu yang telah menyakitimu, pasti akan membuat kepercayaanmu pada mereka menurun, bahkan hilang. Rasanya, kamu gak ingin bertemu atau berhubungan dengannya lagi. Namun, bagaimana jika itu adalah keluarga atau pacarmu? Tentu kamu gak bisa selamanya gak mempercayai mereka, bukan?

Dikutip dari theiotrevolution.com, inilah cara untuk mengembalikan rasa percayamu pada orang yang telah menyakitimu.

Maafkan orang tersebut

Gak ada satupun orang di dunia ini yang bersih dari kesalahan. Maafkanlah kesalahan orang tersebut, apalagi jika orang yang telah menyakitimu, meminta maaf padamu. Bebaskanlah perasaanmu dari belenggu perasaan yang gak menyenangkan ini.

Kamu gak mungkin bisa percaya, jika kamu belum memaafkannya. Kamu akan terus merasa curiga, sakit hati, dan emosional padanya. Memaafkan bukanlah tanda sebuah kekalahan atau kelemahan, namun kekuatan dan bentuk rasa sayang pada perasaanmu.

Percaya pada diri sendiri

Ketika kamu di khianati, kamu akan merasa bahwa gak ada satu orang pun di dunia ini yang mampu benar-benar menjaga kepercayaanmu. Tepislah pemikiran pesimismu. Satu-satunya orang yang masih bisa kamu percayai adalah dirimu sendiri.

Dengarkan dan ikuti kata hati atau intuisimu, terutama untuk menilai orang lain. Kata hati akan menuntunmu untuk menemukan seseorang yang mampu kamu berikan kepercayaan.

Berikan waktu agar kepercayaanmu pulih tanpa tergesa-gesa

Dikhianati oleh orang lain, apalagi kamu sudah memberikan kepercayaan penuh padanya, tentu terasa menyakitkan. Kamu membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kondisi itu. Seperti ketika kamu terluka, kadang kamu perlu waktu untuk sembuh dari hal itu.

Meski proses pemulihan ini bisa kamu bantu dengan memaafkannya dan percaya pada diri sendiri, namun kamu gak bisa memaksakan dirimu agar tergesa-gesa jadi ‘baik-baik saja’.

Memaafkan Seseorang Yang Telah Menyakiti Terbukti Dapat Meredakan Stres

Mencari tahu sumber permasalahannya dan mendapatkan kejelasan

Gak akan ada pengkhianatan yang muncul tiba-tiba tanpa sebab. Kamu perlu mencari tahu, apa yang menyebabkan hal itu terjadi. Contohnya, ketika kamu mempercayakan bajumu untuk dipermak, namun hasilnya kurang memuaskan.

Kamu perlu mencari tahu, apa yang membuat orang tersebut gak memperbaiki bajumu sesuai yang kamu harapkan. Miskomunikasi merupakan salah satu yang bisa menjadi penyebabnya.

Jangan terus hidup dengan ‘mental korban’

Kamu memang ada di posisi korban ketika kepercayaanmu dikhianati. Akan tetapi, janganlah hidup dalam kondisi ‘mental korban’! Mental seperti ini akan menghambatmu untuk segera pulih dan cukup siap memberikan kepercayaanmu kembali.

Cobalah untuk melihat sisi positif atau pelajaran yang bisa kamu ambil dari kejadian ini! Meski menyakitkan, pengkhianatan ini gak membuatmu kehilangan segala hal dalam hidupmu.

Mencoba kembali percaya pada orang tersebut

Ketika kepercayaanmu diruntuhkan, pasti kamu kapok untuk percaya lagi pada orang lain. Akan tetapi, satu hal yang perlu kamu ketahui adalah tak ada kepastian ketika kamu mempercayai orang lain. Hal ini lantaran kamu gak akan pernah mampu mengontrol apa yang dilakukan oleh orang lain.

Meski mengerikan, kamu gak bisa selamanya gak mempercayai orang tersebut. Kamu gak bisa menjalin hubungan yang sehat dengan orang lain, jika kamu terus mencurigainya. Cobalah kembali memercayainya, namun siapkan diri untuk mengatasi jika itu terjadi lagi!

Itu dia tips untuk mengembalikan kepercayaanmu pada orang yang telah menyakitimu. Setiap orang pernah melakukan kesalahan dan berhak mendapatkan kesempatan kedua kan?

Author

Paul Jaycess